Menyelami Dunia Visual lewat Karya Herru Yoga di Art:1 Moment

Menelusuri tubuh sebagai ruang sensasi melalui karya-karya Herru Yoga dalam pameran Vis(ə)rəl di Art:1 New Museum.
2

Art:1 New Museum menghadirkan Vis(ə)rəl, pameran tunggal karya perupa Herru Yoga yang dikuratori oleh Hendro Wiyanto Budiman. Berlangsung hingga 7 Oktober 2026, pameran ini mengeksplorasi tubuh sebagai ruang pengalaman fisik, sebelum hadirnya narasi maupun makna.

Tubuh Sebelum Makna 

1

Berangkat dari istilah visceral yang merujuk pada organ dalam tubuh, karya-karya Yoga menampilkan figur yang terdistorsi, wajah yang remuk, hingga tubuh yang melebur menjadi gumpalan daging. Bentuk-bentuk tersebut menjauh dari representasi tubuh secara anatomis maupun simbolis, dan menghadirkan tubuh sebagai sesuatu yang dirasakan terlebih dahulu.

Tumpukan Sensasi 

4

Dalam teks kuratorialnya, Hendro Wiyanto Budiman menulis, “Yang visceral bukanlah untuk menghadirkan yang sensasional, tapi onggokan sensasi.” Sensasi tersebut hadir melalui gestur, fragmentasi bentuk, serta penggunaan warna merah kehitaman dan merah menyerupai daging, yang berhadapan dengan putih cemerlang sebagai gambaran sensasi tulang.

Advertisement

Berhadapan dengan Tubuh

3

Vis(ə)rəl tidak menawarkan satu cerita atau tafsir tertentu. Sebaliknya, karya-karya ini menghadirkan tubuh sebagai sesuatu yang berdenyut, terkoyak, berubah, dan mengalami kehancuran. Pengalaman terhadapnya berlangsung sebelum tubuh tersebut kembali diterjemahkan melalui bahasa dan logika.

Vis(ə)rəl berlangsung hingga 7 Oktober 2026 di Art:1 New Museum, G1, Jl. Rajawali Selatan Raya No. 3, Jakarta.

Teks: Lunetta Maliha 
Editor: Mardyana Ulva 

Previous Post
Kamasan-06

Kamasan dalam Dua Zaman, Dibaca Kembali di SAKA Museum

Next Post
salihara

Mengolah Figur, Membaca Ulang Anatomi Seni Patung

Advertisement
Sign in