
UNIQLO resmi menghadirkan koleksi kolaborasi perdananya bersama desainer asal Denmark, Cecilie Bahnsen. Melalui peluncuran koleksi Spring/Summer 2026 bertajuk Shapes of Poetry. Koleksi yang diperkenalkan di The Dharmawangsa Jakarta ini menjadi pertemuan menarik antara filosofi LifeWear khas UNIQLO dengan sentuhan feminin dan detail ciri khas Cecilie Bahnsen.
Kolaborasi UNIQLO x Cecilie Bahnsen menghadirkan rangkaian busana yang memadukan kenyamanan, kualitas, dan fungsi untuk keseharian dengan siluet romantis yang modern. Dikenal lewat desainnya yang khas dengan detail floral, volume lembut, frill, dan shirring, Cecilie Bahnsen menerjemahkan estetika tersebut ke dalam koleksi yang lebih wearable untuk perempuan masa kini.

Koleksi ini menjadi bukti bahwa fashion feminin tidak harus terasa rumit untuk dikenakan sehari-hari. Melalui pendekatan “everyday couture”, UNIQLO dan Cecilie Bahnsen menghadirkan item yang terasa versatile. Koleksi ini mudah dipadupadankan untuk berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, hingga momen santai bersama keluarga dan sahabat.
Cecilie Bahnsen memang dikenal memiliki pendekatan desain yang personal terhadap kebutuhan perempuan modern. Sejak mendirikan labelnya di Copenhagen pada 2015, ia konsisten menghadirkan karya yang menempatkan kenyamanan dan kebebasan bergerak.

Dalam kolaborasi bersama UNIQLO, visi tersebut terasa semakin relevan. Filosofi LifeWear yang mengedepankan pakaian fungsional bertemu dengan estetika romantis khas Cecilie. Menciptakan koleksi yang tidak hanya indah secara visual tetapi juga praktis dikenakan dalam keseharian.
Peluncuran koleksi UNIQLO x Cecilie Bahnsen di Indonesia juga terasa istimewa lewat kehadiran dua sahabat, Sheila Dara Aisha dan Fita Anggriani. Dalam sesi berbagi di acara tersebut, keduanya berbicara tentang persahabatan, perjalanan bertumbuh sebagai perempuan, dan bagaimana fashion menjadi bagian dari ekspresi diri.
Sheila Dara membagikan bagaimana personal style-nya berkembang seiring waktu. Jika dulu tren menjadi acuan utama, kini ia lebih memilih pakaian yang sesuai dengan identitas dirinya. Sementara itu, Fita Anggriani berbicara tentang perannya sebagai ibu dan public figure yang justru memperkaya perspektifnya sebagai perempuan.
Cerita keduanya terasa selaras dengan semangat koleksi ini, yaitu merayakan perempuan dalam berbagai fase kehidupan. Fashion tidak lagi sekadar mengikuti tren, tetapi menjadi medium untuk mengekspresikan diri dengan lebih autentik.
Menariknya, kolaborasi ini juga menandai debut lini childrenswear pertama Cecilie Bahnsen. Koleksi anak perempuan yang dihadirkan menawarkan desain yang selaras dengan koleksi dewasa. Memungkinkan ibu dan anak tampil harmonis tanpa harus terlihat identik.
Melalui koleksi ini, UNIQLO dan Cecilie Bahnsen menghadirkan lebih dari sekadar kolaborasi fashion. Mereka menawarkan interpretasi baru tentang feminitas modern: ringan, personal, nyaman, dan tetap memiliki sentuhan puitis.
Koleksi UNIQLO x Cecilie Bahnsen Spring/Summer 2026 menjadi pilihan menarik bagi perempuan yang mencari pakaian sehari-hari dengan sentuhan desain istimewa, sekaligus membuktikan bahwa fungsi dan keindahan dapat berjalan beriringan dalam satu koleksi.