BUS The First Light Fancon Jakarta 2026: Momen Hangat Bersama BEUS

Dua belas pemuda penuh talenta dari negeri Gajah Putih menyalakan panggung Jakarta dalam tur Asia perdana mereka. BUS (Because of You I Shine), grup idola Thailand di bawah naungan SONRAY MUSIC, sukses menggelar BUS The First Light – The 1st Asia Fancon Tour pada 21 Mei 2026 di The Music Hall, Grha Pengharapan. Malam itu menjelma menjadi ruang interaksi yang hangat dan personal antara para member dan BEUS (sebutan untuk penggemar BUS).

Malam Milik Kita: Pembuka yang Menyatukan

“Aku milik kamu malam ini!” seru BUS membuka acara, langsung meleburkan jarak antara panggung dan penonton. Kalimat itu bukan sekadar sapaan, melainkan janji yang mewarnai seluruh pertunjukan. Desain panggung dengan jarak pandang yang dekat menjadikan setiap tatapan dan ucapan sang idola menggema jelas di telinga dan hati para penggemar.

“Kami senang punya teman-teman di Indonesia yang support kami,” ujar salah satu member di sela penampilan, disambut sorak haru para penggemar.

Advertisement

Setlist yang Merayakan Perjalanan dan Keberanian Baru

Dalam fancon bertajuk The First Light in Jakarta ini, BUS membawakan lagu-lagu populer yang telah menjadi tonggak perjalanan mereka sejak debut. Because of You, I Shine dan So Blue mengalun dengan energi khas yang membangkitkan nostalgia. Sementara Boss In The Building dan Watch Your Step menyulut semangat di seluruh ruangan.

Salah satu puncak emosional hadir saat mereka membawakan “Happy”, karya terbaru yang dirilis bulan ini. Lagu itu menjadi bukti eksplorasi musikal BUS yang lebih dalam dan berbeda dari warna musik mereka sebelumnya.

Sebelum menyanyikannya, Alan menyampaikan pesan yang menyentuh: “Sebenarnya kami baru mengeluarkan lagu baru. Lagu ini sangat dalam, aku mau memberi tahu kalian bahwa lagu ini punya semangat yang kuat.” Tak heran jika Happy langsung menjadi favorit BEUS, menciptakan momen hening yang sarat makna sebelum tepuk tangan membuncah.

Ketika BUS Bernyanyi “Alamak”: Jembatan Dua Bahasa, Satu Rasa

Sorotan paling membekas dan membedakan fancon ini dari perhentian lain adalah ketika BUS membawakan “Alamak”, lagu hits milik Rizky Febian dan Adrian Khalif. Dalam balutan aksen yang manis, dua belas bintang itu menyanyikan lirik berbahasa Indonesia dengan totalitas.

Pilihan ini menjadi momen berkesan yang mengubah perbedaan bahasa menjadi harmoni yang menghangatkan. Promotor Inside Indo dan ND Entertainment Thailand rupanya memahami betul bahwa kedekatan semacam inilah yang mengubah fancon biasa menjadi kenangan abadi.

Video Spesial dan Salam Perpisahan

Menjelang akhir pertunjukan, giliran BEUS yang memberikan kejutan. Sebuah video spesial diputar di layar, merangkum dukungan, cinta, dan harapan dari penggemar Tanah Air. Para member BUS menyaksikan dengan mata berbinar, sesekali tersenyum, dan tak kuasa menahan keharuan. Momen itu menjadi penegasan: fancon ini memang dirancang sebagai ruang interaksi dua arah, tempat kenangan diciptakan bersama.

Malam itu ditutup dengan salam perpisahan yang hangat, bukan sebagai akhir, melainkan sebagai awal dari perjalanan panjang yang akan terus dikenang. Ketika lampu panggung meredup, satu hal yang tertinggal jelas: cahaya pertama BUS di Jakarta telah dinyalakan, dan ia akan terus bersinar dalam ingatan setiap BEUS yang hadir.

(Dokumentasi Foto: Instagram @bus.becauseofyouishine dan @Insideindo.co.id)

Add a comment Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Post
Penampilan Raline Shah di Cannes 2026 Kembali Dipermanis Sentuhan Sapto Djojokartiko

Penampilan Raline Shah di Cannes 2026 Kembali Dipermanis Sentuhan Sapto Djojokartiko

Advertisement

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.