
Bimbi Group resmi membuka butik multi-brand terbarunya di Pacific Place Mall Jakarta. Momen ini dirayakan dengan menghadirkan area khusus untuk BOSS Kidswear serta “BOSS in the City”, sebuah instalasi interaktif hasil kolaborasi bersama seniman Indonesia Adi Sundoro (Asun) yang mengajak anak-anak melihat dunia sebagai ruang untuk bereksplorasi, belajar, dan mengekspresikan diri. Instalasi ini mengajak anak-anak menciptakan avatar, memilih peran yang mereka impikan, lalu menempatkan diri mereka di sebuah kota imajiner yang terus tumbuh bersama setiap partisipasi.
Instalasi ini juga menjadi bagian dari peluncuran koleksi terbaru BOSS Kids bertema “The World Is Yours”, yang mengajak anak-anak melihat kota sebagai ruang penuh kemungkinan.
Dari Kota Jakarta ke Kota Imajinasi Anak
Bagi Adi Sundoro, yang akrab disapa Asun, kolaborasi ini terasa sebagai kelanjutan dari praktik artistiknya selama ini. Lahir, besar, dan berkarya di Jakarta, ia banyak mengeksplorasi fenomena perkotaan melalui instalasi dan gambar-gambarnya. Ketika ide “BOSS in the City” mulai dibicarakan bersama Bimbi dan BOSS Kids, ia merasa tema tersebut memiliki benang merah dengan karya-karya yang pernah ia hadirkan sebelumnya.
“Selama ini karya-karya saya memang banyak berbicara tentang fenomena urban karena itu ruang hidup yang paling dekat dengan saya. Bedanya, kali ini konteksnya adalah anak-anak. Saya ingin menciptakan ruang yang memancing mereka untuk berekspresi,” ujarnya kepada DEWI.
Inspirasi itu juga mengingatkannya pada instalasi yang pernah dipamerkan di Museum MACAN, Good, Organized, Responsive, Engaged Neighborhood Citizen Bureau atau GORENGAN Bureau. Mengambil bentuk kantor pelayanan publik fiktif yang bertugas merancang tata kota, karya ini mengajak anak-anak berperan sebagai warga dan ikut membayangkan lingkungan yang inklusif, dinamis, serta berkelanjutan. Di dalam biro tersebut, berbagai “data rahasia” mengenai keinginan para warga terhadap kota dicatat dan dikelola, menjadikan imajinasi anak sebagai bagian dari proses membentuk kota yang mereka tinggali.
Kali ini, dalam instalasi yang hadir melengkapi peluncurak koleksi “BOSS in the City” ini, Asun kembali menghadirkan kota imajiner dalam bentuk papan peta kota hitam-putih khas BOSS. Anak-anak tinggal menciptakan avatar mereka melalui lembar stiker, lalu menentukan sendiri di mana mereka ingin berada.
“Mereka bisa membayangkan dirinya sebagai arsitek, seniman, desainer, atau profesi apa pun. Setelah itu mereka tinggal memilih, di sudut kota mana mereka ingin hadir.” tambah Asun.
Ruang Eksplorasi
Bagi Asun, instalasi yang ia hadirkan tersebut sebenarnya masih berupa kanvas kosong. Karya itu baru benar-benar selesai ketika anak-anak mulai berpartisipasi.
“Yang kami siapkan sebenarnya hanya pemicunya. Anak-anaklah yang akan mengisi karya ini. Stiker-stiker yang mereka tempel itu ibarat sapuan kuas dan warna. Ketika seluruh dinding terisi, barulah karya ini benar-benar berbicara,” katanya.
Agar ruang eksplorasi tetap terbuka, seluruh ilustrasi dibuat dalam warna hitam putih dengan pendekatan gambar isometrik yang mengingatkan pada visual game RPG. Pilihan tersebut sengaja diambil agar anak-anak bebas menentukan warna, karakter, dan cerita mereka sendiri. Di sisi lain, tersedia pula instalasi berbentuk bangunan yang dapat dirakit layaknya balok permainan, memberi kesempatan bagi mereka untuk membangun kota versinya sendiri.
Fashion, Seni, dan Kepercayaan Diri
Bagi Jessica Wijaya, Director Bimbi Group, kolaborasi dengan Asun berangkat dari kekagumannya terhadap karya-karya sang seniman, terutama instalasi ruang anak yang pernah ia lihat di Museum MACAN tersebut. Pengalaman Jessica di ruang tersebut membuatnya terinspirasi bahwa pendekatan serupa dapat diterjemahkan ke dalam tema The World Is Yours yang diusung BOSS Kids.
“Saya ingin anak-anak Jakarta memiliki ruang untuk mengekspresikan diri sekaligus melihat kota sebagai tempat yang penuh kemungkinan. Makanya waktu melihat karya Mas Asun, saya langsung merasa pendekatan itu sangat cocok,” ujarnya.
Gagasan tersebut kemudian hadir bersamaan dengan pembukaan gerai terbaru Bimbi ini, yang juga menjadi rumah bagi area khusus BOSS Kids Wear. Menurut Jessica, koleksi “The World Is Yours” ini mengajak anak-anak memandang dunia sebagai ruang untuk bereksplorasi dan berani bermimpi.
“Think like a boss bukan soal jabatan. Ini soal pola pikir, keberanian menyampaikan pendapat, percaya pada diri sendiri, dan yakin bahwa mereka bisa membawa perubahan,” jelas Jessica
“Kami percaya semua anak memiliki potensi menjadi future boss, dan perjalanan itu bisa dimulai dari hal sederhana seperti berani mengekspresikan siapa dirinya,” pungkasnya.
Setelah ini, Bimbi Group juga akan menyambut Moncler Season FW26, disusul berbagai brand internasional baru ke dalam area berbelanjanya. Pembukaan butik terbaru ini juga menjadi langkah baru dalam perjalanan Bimbi Group membangun experiential environment, yang menghadirkan pengalaman berbelanja sebagai ruang untuk bereksplorasi, menemukan inspirasi, dan menciptakan momen kebersamaan.