Resorts World Sentosa Rayakan Halloween dengan “Festival of Thrills”

Dari bertemu urban legend Singapura, berpesta dengan dedemit, dan menjelajah palung samudra, Resorts World Sentosa memeriahkan Halloween ini.
WEB HERO HEADER (11)

Halloween kali ini, Singapura menawarkan pengalaman yang lebih mendebarkan. Resorts World Sentosa, kompleks resort (sanggraloka) kenamaan negeri jiran, memadukan lanskap gaya hidup dengan tema horor dalam Festival of Thrills.

Mulai dari pacu adrenalin di “Halloween Horror Nights 14” Universal Studios Singapore hingga instalasi bahari nan indah dalam “Into the Glowcean” Singapore Oceanarium, pelancong diajak menjelajah fantasi spektakuler Resorts World Sentosa. Dalam preview media eksklusif tengah September 2026 ini, DEWI meninjau batas antara jerit ketakutan dan teriak kegirangan.

Rumah hantu mendebarkan dari Universal Studios Singapore

Karang Guni_ The Cursed Collection

Perayaan Halloween di Resorts World Sentosa terutama akan berlangsung di Universal Studios Singapore lewat “Halloween Horror Nights 14”. Pada tahun keempat belasnya, atraksi ini mengangkat beragam narasi horor. Yang menarik, selain narasi fiksi ilmiah (science-fiction), beragam horor urban dan cerita rakyat Asia Tenggara turut dihadirkan.

Advertisement

Terdapat empat rumah hantu yang akan mengejawantah cerita horor yang dekat dalam keseharian untuk kejutan paripurna. Pertama, Singapore’s Most Haunted: On Air, akan menghidupkan legenda urban Asia Tenggara, termasuk Pontianak yang masyhur. Karang Guni: The Cursed Collection menghidupkan sosok hantu Karang Guni yang menjelajahi jalanan Singapura di malam hari. Made in Hell: XL Robotics membayangkan sebuah masa depan distopia ketika manusia dan kecerdasan buatan (artificial intelligence) berbenturan dengan berdarah. Sementara Chatterbox Charlie’s Vaudeville Horrors membawa berbagai pertunjukan makabre ke panggung sandiwara.

Selain empat rumah hantu tersebut, dua area imersif mengundang untuk dijelajahi. The Raveyard adalah wahana pesta dengan zombie-zombie yang berdansa melampaui aja. Sementara Necropolis: The Serpent’s Crossroads mengundang pelancong ke dalam alam baka Mesir Kuno.

Lebih dari itu, berbagai pertunjukan dirancang untuk membuat malam Halloween lebih meriah. Sejumlah karakter turut menjadi ikon bagi tiap wahana. Sandiwara Scaremony akan membuka musim Halloween dengan kisah yang akrab: streamers dunia maya yang membuka gerbang ke dimensi lain. Di Club PanDEMONium, kelab malam menjelma hari penghakiman, mengundang untuk berpesta dengan semarak untuk mendapatkan restu sang Iblis, KHAOS. Sementara di The Raveyard, Nail the Beat mengundang berdansa dengan Ponti-Ana, manifestasi Kuntilanak yang imut dan gemar bergoyang bersama Fatimah Rockers. Turut berpesta adalah HamiKuma dari Universal Studios Japan.

Menjerit gemas bersama karakter Belloween Ball

[USS] Say bello as Illumination’s Minion Land is dressed up for Halloween

Halloween adalah perayaan untuk semua umur dan Resorts World Sentosa memastikan hal ini. Selain sosok-sosok menyeramkan, berbagai atraksi horor turut dirancang untuk anak-anak dan dewasa.

Untuk anak-anak, Belloween Ball menghadirkan perayaan Halloween bersama tokoh-tokoh jenaka. Temui Minion dalam kostum Halloween, dari mumi, monster Frankenstein, hingga Bob si Minion dalam gaun Bride of Monsters. Karakter Hello Kitty juga akan tampil berbeda dalam gaun-gaun Gothic bak jalanan Harajuku. Semua menakut-nakuti dengan begitu menggemaskan.

Selain itu, Adventure Cove Waterpark mengajak berenang dalam kemeriahan Halloween. Legend Keepers: The Ocean Spirit Awakens adalah sebuah game interaktif, tempat pengunjung bisa berkelana menuntaskan tantangan dari roh lautan. Pool Party Panic adalah pesta musik dan air bak film-film horor tahun ’80-an. Di pusat gaya hidup WEAVE, tradisi trick-or-treat berlangsung sepanjang Oktober.

Menyelami indahnya kegelapan palung di Singapore Oceanarium

Di Singapore Oceanarium, batas antara seni dan sains, kegelapan dan keindahan, dijelajahi. Instalasi “Into the Glowcean” menampilkan biota palung-palung terdalam laut dengan pendar bioluminescence. Satwa-satwa ini dikurasi dari 1.000 spesies fauna laut koleksi Singapore Oceanarium.

Tiap akuarium, dari yang kecil hingga besar, merumahkan berbagai biota bahari. Dari ubur-ubur yang berpendar indah, ikan terumbu karang berwarna-warni, hingga moluska dasar lautan yang berenang dalam palung buatan. Beberapa akuarium turut dihiasi pertunjukan cahaya maupun sinar ultraviolet untuk meniru pencahayaan palung terdalam di lautan. yang terbias apik di sisik dan permukaan satwa-satwa lautan.

Sebuah terowongan baru dihuni oleh pusparagam hiu predator. Jantung ikut bertebar tatkala para pemangsa lautan ini menghampiri, seakan membangkitkan ketakutan primordial manusia. Sebuah akuarium raksasa juga menghadirkan kerangka kapal yang karam, setelah sebelumnya didahului replika autentik kapal “Jewel of Muscat” dari Oman. Memadukan sejarah dan zoologi, pengunjung diajak mencermati sisa-sisa Masa Penjelajahan, ketika tiang dan buritan kapal menjadi suaka bagi beragam ikan dan moluska.

Di penghujung jalur, sebuah seni instalasi dan video mapping menjadi pamungkas nan artistik. Dengan seluruh atraksi yang dihadirkan, Resorts World Sentosa memikat dalam roller-coaster emosi: dari takut ke takjub, dari jerit ke kelakar.

Previous Post
5

Fashion Nation 20th Edition: The Icon Edit, Merayakan Dua Dekade Kreativitas Mode Indonesia di Senayan City

Advertisement
Sign in